Showing posts with label sayur. Show all posts
Showing posts with label sayur. Show all posts

Thursday, December 8, 2016

Gulai Jantung Pisang


Siapa yang gak doyan gulai? Sepertinya gak akan ada yang angkat tangan. Semua pasti doyan. Gurihnya santan ketemu sama nasi anget, ehhmmmm lupakan diet, nikmati saja. Ini saya bikin versi sehatnya lho. Santannya dimasukan terakhir setelah sayur matang, jadi santannya gak ikut dimasak. Masih fresh. Jangan lupa bikin santannya pake air mateng ya. 
Yuk ke dapur, yang mau liat resepnya bisa meluncur kesini.










Monday, May 18, 2015

Sayur Jantung Pisang

Sayur jantung pisang adalah salah satu makanan favorit saya dan suami.  Mungkin juga karena jenuh dengan sayuran lain, jantung pisang ini terasa begitu spesial. Biasanya sehari-hari saya hanya memasak sayur tumis.  Lebih cepat dan praktis. Memasak jantung pisang ini memang  dibutuhkan sedikit  waktu extra. Jantung pisang harus direbus dulu baru dibumbui, sama halnya seperti memasak daun singkong. Tapi mengingat kelesatan sayur ini, gak masalah dengan extra time yang dibutuhkan.

Saat googling resep, ternyata jantung pisang banyak manfaatnya. Manfaatnya bisa dilihat disini. Gak nyangka kandungan nutrisinya lumayan lengkap. So...jangan ragu-ragu masak sayur jantung pisang sering-sering.

Sebelumnya saya juga pernah posting resep sayur jantung pisang. Kali ini mencoba resep yang berbeda, kuahnya lebih banyak. Tapi rasa tetap sama, enak dan gurih

Sayur Jantung Pisang 

Bahan : 
  • 1 buah jantung pisang, ambil bagian yg muda, potong-potong, rebus hingga empuk
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 buah serai, memarkan
  • 500 ml santan encer
  • garam dan gula secukupnya
Bumbu  halus :
  • 8 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 buah cabe merah 
  • 3 buah rawit merah
  • 1 sdm ketumbar 
  • 4 butir kemiri
Cara membuat :
Tumis bumbu halus bersama daun salam, lengkuas, sereh hingga harum. Tambahkan jantung pisang. Terakhir masukan santan, garam & gula.



banana flowers curry




banana flowers

Sunday, October 27, 2013

Sayur Asem

Dari dulu pengen banget bikin sayur asem dengan bahan-bahan yang komplit. Setiap kali bikin pasti ada salah satu bahan yang gak ketemu, kadang-kadang gak nemu nangka, kacang tanahnya yang kelupaan beli, yang paling sering sih buah & daun melinjonya. Hari ini akhirnya kesampaian juga. 

Waktu masih tinggal di Bogor hampir setiap minggu sayur ini selalu terhidang di meja. Gampang banget, gak usah repot-repot di dapur banyak warung yang jual. Lain ceritanya kalo di negeri orang, pengen sesuatu yang khas dari tanah air harus mau kerja keras di dapur. 


Sayur Asem

Beda dong rasanya kalo makan sesuatu buatan sendiri dengan beli. Sesuatu banget...itu kalo rasanya enak, hasilnya memuaskan. Kalo gagal ya... hanya bisa membulatkan tekad untuk mencoba lagi. 

Sayur asem buat saya kali ini sangat memuaskan (menurut saya lho). Kuncinya ada di perbandingan garam dan gulanya, asem dan manisnya. Cemplang-cemplung garam dan gula, icip-icip dan....terciptalah sayur asem yang enak. Tanpa penyedap tentunya.


resep sayur asem

Selamat mencoba....


ingredients

Sunday, May 19, 2013

Tumis Pare

tumis pare

Dulu sewaktu kecil kecil saya terheran-heran melihat orang-orang pada suka makan pare. Mereka terlihat begitu lahap, gak ada bedanya dengan makan ayam goreng. Kok bisa ya...pare itu kan pahit. Pernah saya tanya ke ibu,"Kenapa sih kok suka makan pare, kan pahit, gak enak". Kata ibu," Coba deh entar kalo udah gede pasti kamu suka". 


Apa yang dikatakan ibu ternyata benar, sekarang saya doyan banget sama tumis pare, tapi parenya gak yang pahit banget.  Saya selalu pilih pare yang besar warnanya tidak terlalu hijau, biasanya rasanya gak terlalu pahit.  Lebih enak lagi kalo tumisnya dicampur teri medan. Sedap....



Di Qatar, pare sangat mudah ditemui. hampir semua toko sayur menjualnya. Ini yang bikin saya penasaran. Selama disini saya belum pernah makan masakan orang sini berbahan pare. Di restoran Arab tidak pernah saya lihat mereka menyajikan masakan pare. Mungkin yang masak pare hanya komunitas India saja. Berarti harus rajin-rajin mendatangi restoran India kalo pengen tau kayak apa masakan pare ala mereka.



Pare mememang pahit tapi ternyata manfaatnya banyak. Setelah googling saya semakin cinta sama tumis pare. Pare dapat mencegah kanker, menstabilkan gula darah, menjaga berat badan dan masih banyak lagi. Tetapi untuk manfaat terakhir yang saya tulis belum bisa saya buktikan. Pare belum bisa menjadi berat badan saya.  Bagaimana mungkin bisa, makan tumis parenya kebanyakan nasi sih :D


Tumis Pare

Bahan :

  • 2 buah pare ukuran besar
  • 6 siung bawang merah,iris
  • 3 siung bawang putih,iris
  • 1 bh cabe merah,iris
  • 2 bh cabe rawit,iris
  • terasi
  • garam & gula secukupnya
Cara membuat :
  1. Potong-potong pare, keluarkan bijinya. Cuci bersih dan remas dengan air garam.
  2. Tumis bawah merah,bawang putih sampe harum masukan  potongan pare, aduk rata.
  3. Tambahkan cabe, terasi, garam dan gula. Masak hingga pare lunak.


Pare

Sunday, February 24, 2013

Plecing Kangkung

pelecing kangkung

Plecing kangkung, makanan khas Lombok ini biasanya dihidangkan bersama dengan ayam taliwang. Pelengkapnya adalah sambel beberuk, sambal terung ungu mentah. Aroma nasi hangat yang wangi, sambal pedas yang menggoda,duduk lesehan, pasti hal itu yang terbayang bagi penggemar makanan Lombok. Tapi saya sudah cukup puas hanya dengan makan sepiring plecing kangkung ini tanpa pernak-pernik lainnya.

Sayang sekali penampakan kangkungnya kurang menggoda,warnanya gak mau hijau segar padahal sudah direbus dengan air garam lalu disiram air dingin. Sudah beberapa kali merebus kangkung hasilnya selalu begini, warnanya tidak cerah. Mungkin karena ini kangkung didaerah arab,bukan kangkung Lombok. Pernah juga saya membeli kangkung India, hasilnya tetap sama. Lain kali saya akan coba dengan kangkung Thailand, harusnya sih hasilnya hijau segar karena bentuknya mirip kangkung Lombok, besar-besar. 

Satu yang kurang dari plecing saya ini, gak pake jeruk limau. Segarnya kurang nendang. Mau diganti dengan jeruk nipis takut rasanya jadi aneh. Tapi menurut saya resep bumbunya udah pas banget,bagi yang pengen pedas tinggal tambah rawit saja. Ada juga bumbu plecing yang tidak memakai kemiri, tapi saya lebih suka ini, lebih gurih. Yuk dicoba!


resep plecing kangkung





Bumbu plecing

Monday, December 17, 2012

Sayur Jantung Pisang

Hampir semua bagian dari pohon pisang bisa dimanfaatkan. Setelah pisang berbuah, jantungnya pun masih bisa dibikin sayur.  Dan ternyata setelah googling, jantung pisang banyak manfaatnya. Kadar seratnya cukup tinggi bagus but yang lagi diet.  Katanya mengonsumsi  jantung pisang  bisa mencegah penyakit jantung. Tapi maaf resep kali ini menurunkan  khasiatnya. Saya memakai santan dan digodoknya pun cukup lama. Wah...kolesterol dong. Bagi yang mau mendapatkan khasiat yang maksimal,jantung bisa sebaiknya diolah buat pecel atau lalapan. 


Gak semua jantung pisang enak dibuat sayur. Katanya sih yang bagus dari pisang kepok atau pisang batu. Gemana taunya ya??? Dulu saya pernah beli jantung pisang,udah direbus lama tapi tetep terasa sepet dan pahit. Pasti bukan dari pisang kepok/batu. Belinya disupermarket bagaimana cari taunya. Tapi kali ini jantung pisangnya gak pahit. lagi beruntung dapet yang dari pisang kepok/batu.



jantung pisang

Bahan : 
1 buah jantung pisang
15 siung bawang putih
6 siung bawang merah
4 cm lengkuas
2 cm kunyit
2 cm kencur
3 butir kemiri
2 buah cabe merah
1 batang serai,geprek
2 lbr daun salam
100 ml santan
garam dan gula secukupnya

Cara membuat :

  1. Kupas bagian merah jantung pisang sampai tinggal bagian yang merwarna putih kemerahan. Belah menjadi 3 atau 4 bagian, tergantung dari besarnya. Rebus hingga lunak. Tiriskan air rebusan, peras hingga jantung pisang agak kering. Sisihkan
  2. Haluskan bawang merah,bawang putih,lengkuas,kunyit, kencur,kemiri dan cabe. Tumis hingga harum bersama daun salam dan sereh. Tambahkan gula dan garam.
  3. Masukan jantung pisang ke dalam bumbu halus, aduk rata. Tambahkan santan, masak hingga santan terserap.
Sayur Jantung Pisang

Saturday, December 15, 2012

Jengkol Balado

Balodo jengkol


Jengkol ini sepupuan sama pete, apa malah saudara kandung. Pastinya mereka mempunyai aroma khas yang menyengat. Banyak fans sekaligus banyak juga anti, terutama sama jengkol. Seperti juga saya, awalnya  gak habis pikir kenapa sih ada orang yang suka banget sama jengkol. Baunya menyengat, rada aneh. Begitulah benci dan cinta memang hanya dibatasi selembar kain tipis. Awalnya ngerasa aneh (gak benci sih) lama kelamaan begitu menikmati masakan jengkol ( belum cinta mati sih). Kalo saya lebih suka di balodo daripada disemur atau direndang. Aroma cabe semakin membuat aromanya jengkol lebih teredam.

Nama lain jengkol adalah Dogfruit.  Kenapa namanya begitu, apakah karena baunya. Mungkin saja. Padahal penampakan buahnya gak jelek kok. Rasa setelah diolah pun gak bau-bau amat, enak malah.
Bagi yang belum pernah makan jengkol, silakan dicoba resep dibawah ini.

Bahan :
1/4 kg jengkol
5 buah cabe merah,kalo mau pedas bisa tambah cabe rawit
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 buah tomat ukuran kecil
2 cm lengkuas,geprek
2 lembar daun salam
garam dan gula secukupnya
2 lembar daun jeruk

Cara membuat :

  1. Rebus jengkol sampai setengah matang, kira-kira 30 menit. Buang air rebusan. 
  2. Rebus kembali dan ditambah kureb 3 sdm kopi bubuk. Rebus sampai matang/lunak. Tiriskan
  3. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe dan tomat. Tumis bersama lengkuas,daun salam dan daun jeruk. Tambahkan gula dan garam. Masukan jengkol aduk rata tambahkan sedikit air. Masak hingga kuah terserap.
  4. Balado jengkol siap dihidangkan bersama nasi hangat. Selamat menikmati.





\ Jengkol/Dogfruit

Friday, November 23, 2012

Gulai Daun Labu

Saya tidak terlalu yakin "Gulai Daun Labu" makanan khas daerah mana. Setahu saya masakan yang bersantan dengan aroma rempah yang kental lebih banyak berasal dari daerah sumatera. Yang jelas sayur ini makanan favorite keluarga,yang bumbunya sudah disesuaikan dengan selera keluarga. 

Beruntung sekali di Qatar daun labu mudah didapat. Fresh from Thailand. Indonesia kemana ya????. Soal harga memang sedikit mahal. Satu ikatnya kurang lebih dua puluh lima ribuan. Maaf bukan sedikit mahal ternyata mahal sekaliii. Kalo di Indonesia bisa dapat berapa ikat ya? 

Terkadang harga bukan sesuatu yang harus dipusingkan,yang penting kepuasan. Apalagi ini dalam rangka IDFB Challenge Chapter #7, rela banget...setelah challenge yang lalu terlewatkan. 


Gulai daun labu ini paling nikmat dimakan dengan nasi anget. Satu mangkok gulai bisa ditemani dengan 2 porsi nasi. Mantap....



gulai daun labu


Bahan : 
1 ikat daun labu,siangi potong-potong
2 bh serai
2 cm lengkuas.geprek
2 gelas santan
garam,gula secukupnya

Bumbu halus
7 siung bawang merah
3 siung bawang putih
3 buah cabe merah,kalo suka pedas bisa ditambah rawit atau cabe keriting
3 cm jahe

Cara membuat :

  1. Tumis bumbu halus bersama lengkuas dan serai hingga harum.
  2. Masukan  daun labu, tambahkan gula dan garam. Masak hingga sayur matang tapi tetap renyah.
  3. Tuangi santan,masak sebentar. Segera angkat.*
* Saya tidak memasak santan terlalu lama takut kolesterol.


gulai daun labu

Tuesday, November 6, 2012

Sayur Bayam Labu

Sayur ini mengingatkan kembali saat-saat menyusui.  Selain daun katuk, sayur bayam adalah menu andalan untuk meningkatkan produksi asi. Demi si buah hati sayur ini selalu terhidang di meja makan. Terkadang bosen melihat si hijau ini, tapi setelah sekian tahun berlalu kangen juga sama sayur bening. Sayang disini gak ada yang jual daun katuk.

Saat musim panas sudah mulai berakhir, di Qatar sang "Bayam" keberadaannya semakin banyak. Cuman gak seenak bayam di kampung halamanan. Disini bayamnya agak keras, lebih berserat. Mungkin karena kondisi tanah yang sangat berbeda. Iya .. lah namanya juga didaerah gurun,tentunya tanahnya berpasir. Apapun bentuknya bagaimana pun tekturnya,bayam teteplah bayam. Tetap enak dibikin sayur bening apalagi ditambah labu kuning, ada  tambahan rasa manis alami.



SAYUR BAYAM LABU

Sayur Bayam Labu 

Bahan :
1 ikat bayam,siangi
labu kuning,potong kotak
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
1 batang serai,mememarkan
1 sdt garam
1/2 sdt gula

Cara membuat :

  1. Iris bawang merah dan bawang putih
  2. Panaskan air didalam panci hingga mendidih,masukankan irisan bawang,serai.
  3. Tambahkan labu kuning sampai empuk. Masukan bayam.
  4. Tambahkan gula dan garam.
  5. Hidangkan hangat.


Monday, June 18, 2012

Tumis Kol Paprika

tumis kol

Bingung juga bikin variasi menu terutama sayuran. Anak-anak rada-rada susah dengan sayuran. Doyannya capcay doang. Si sulung sih lebih mudah,dia udah suka yang namanya salad. Gado-gado pun kadang-kadang mau. Si bungsu nih yang butuh extra menu. Tumis brokoli sih mau, cuman gak terlalu banyak. Maunya cap cay tiap hari. Salad,gado-gado apalagi urap gak akan masuk deh ke mulutnya. Apa yang salah ya,dulu waktu kecil mereka gampang banget makan sayur. Semakin besar kok jadi pemilih.

Pernah baca tips menu anak kalo meraka harus dibikin tertarik dulu pada pandangan pertama,"eye catching". Akhirnya nyoba tumis kol dan paprika merah. Menurut saya rasanya enak banget. Kolnya kriuk-kriuk,paprikanya juga. Sayang sekali mereka cuman nyicip dikit. "I am not hungry" katanya. Lho...jam makan siang udah lewat tapi kok gak laper. Susahnya ngerayu mereka. Kalo udah bilang gak ya gak. Ya sudah ibu dan bapaknya sajalah yang pesta sayur. Lumayan membantu program Diet.

tumis kol